Monday, June 6, 2016

Do'a Agar Mendapat Keturunan Yang Sholeh


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau doa anak yang shalih.” (HR. Muslim no. 1631).

Do'a agar anak sholeh dan pintar serta penurut sangatlah banyak dicari orang. Hal ini memang menjadi dambaan para orang tua, mengingat anak adalah aset berharga bagi orang tua, karena anak jugalah yang menjadi salah satu investasi yang tak pernah putus pahalanya bagi kedua orangtua sebagaimana Hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan dari Abu Hurairah diatas.

Maka dari itu ikhtiar agar anak menjadi penerang bagi orang tua sangatlah penting, salah satunya dengan do'a. Semoga anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta menjadi penerang kedua orang tua didunia dan akhirat. Aamiin.

Bismillahir rohmanir-rahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin. Allahumma shalli wa salim ‘alaa sayidina Muhammad miftahul baabi rahmatillah. ‘Adada maa fii ‘ilmillaahi, shalaatan wa salaaman daimayni bidawaami mulkillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji dan syukur hanya untuk Allah Tuhan akam semesta. Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Sayidina Muhammad, pembuka pintu rahmat Allah. Sebanyak pengetahuan Allah, sholawat dan salam yang selalu tercurah sekekal kerajaan Allah dan juga kepada keluarga dan para sahabatnya. 

Rabbaaj’alnii muqiimash shalaawati wa min dzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du’aa-i.

Ya Allah jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang selalu mendirikan sholat. Ya Allah, kabulkanlah doaku.

Rabbanaa hablanaa min ‘azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata’ayunin waj’alnaa lilmuttaqiina ìmaamaa.

Ya Allah jadikanlah istri/suami (pasangan) dan keturunan kami sebagai buah hati kami dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertakwa.

Rabbi āwzi’nii ān asykura ni’matakal latii ān’amta ‘alayyaa wa ‘alaa waalidayya, wa-ān ā’mala shalihaan tardhaahu wa āshlih lii fii dzurriyyatii, innii tubtu ìlayka wa ìnnii minal muslimiin.

Ya Allah berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat beramal sholeh yang Engkau ridhoi, jadikanlah keturunanku orang-orang yang soleh, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

U‘iidzu āwladii bikalimaatillaahit-taammaati, min syarra kulla syaythaani wa haammatin, wa min kulla ‘aynin lammatin.

Yaa Allah kuserahkan anak-anakku di bawah naungan perlindungan kalimat Allah yang sempurna dari gangguan setan, marabahaya, dan dari pandangan yang penuh kedengkian.

Allahumma baarik fii āwladii, wa la tadhurrahum, wa arzuqnii birrahum, waaj’alhum qurrata’aynin lin-nabiyyi shallaallahu ‘alayhi wa sallam waliwalidayhim.

Yaa Allah berkahilah anak-anakku, janganlah Engkau celakakan mereka, karunialah aku ketaatan mereka, jadikanlah mereka buah hati Nabi Muhammad SAW dan kedua orang tua mereka.

Allahummaftah ‘alayhim futuuhal ‘arifiin, wa faqqah-hum fii ad-diin, wa ‘allamhumul ta’wiil, wahdihim ilaa sawaa-ìs sabiili, waaj’alhum minal ‘ulama-a ìl ‘aamiliin, wa ‘abadikash-shalihiin.

Yaa Allah berilah mereka ilmu para ‘arifin, jadikanlah mereka faqih (alim) dalam agama, ajarkan mereka pengetahuan takwil, dan tuntunlah mereka ke jalan yang lurus dan benar, dan jadikanlah mereka ulama yang mengamalkan ilmunya, dan masukkanlah mereka ke dalam golongan hamba-Mu yang saleh.

Allahumma ānbithum nabaatan hasanan, waaj’alhum hadiina muhtadiin.

Yaa Allah tumbuhkan mereka dengan sebaik-baik pertumbuhan, dan jadikanlah mereka orang-orang yang memberi petunjuk dan mendapat petunjuk.

Allahumma waf-faqhum limahaabbaka wa thaa’atika wa mardhatika, wa ‘allamhum maa yanfa’uhum, wan fa’hum bimaa ‘allamtahum.

Yaa Allah berilah mereka taufik untuk mencintai-Mu, mentaati-Mu, dan mencari keridhoan-Mu. Ajarkanlah kepada mereka semua yang bermanfaat dan berilah mereka manfaat dari semua yang Engkau ajarkan

Allaahummah fazh-hum minal fitan, maazhahara minhaa wa maa bathan, wa min kulla suù‘in.

Yaa Allah lindungilah mereka dari segala fitnah, baik yang nyata maupun tersembunyi, dan juga dari segala macam kejahatan

Allahumma sah-hal ùmuurahum, wa āshlih āhwaalahum wa ā’malahum wa niyyaatihim.

Yaa Allah mudahkanlah urusan mereka, dan perbaikilah keadaan, perbuatan dan niat mereka.

Allahumma ā’hyihim hayaatan thayyabatan fii dunyaa wal akhirah.

Yaa Allah berilah mereka kehidupan yang baik di dunia dan akhirat

Allahumma ā’nhuma alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.

Yaa Allah bantulah mereka agar dapat mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya amal ibadah

Allahumma ā’hsin ‘aaqibatahum fiil umuuri kullahaa, wa ā’jirhum min khizyiid dunyaa wal akhirah.

Yaa Allah, akhirilah semua urusan mereka dengan keberhasilan dan selamatkanlah mereka dari kehinaan dunia dan akhirat

Allahumma mata’hum bi-asmaa’ihim wa abshaarihim wa quwwatihim fii sabiilika, waaj’al hawaahum taba’aan limaa jaa-ā bihi habiibuka Muhammad sholaallahu ‘alayhi wasallam.

Yaa Allah jadikanlah pendengaran, penglihatan dan kekuatan mereka menyenangi jalan petunjuk-Mu, dan jadikanlah hawa nafsu (keinginan) mereka patuh pada ajaran yang dibawa oleh kekasih-Mu Muhammad SAW

Allahumma sallamhum, wa ‘aafihim wa’fu’anhum, wa ā thil ā’marahum fii tha’atika wa mardhaatika, wa taqabbal minhum innaka ‘alaa kulla syai-in qadiir, wa biil ijaabati jadiir.

Yaa Allah selamatkanlah mereka, berilah kesehatan dan maafkan mereka, panjangkan umur mereka dalam ketaatan dan keridhoan-Mu, terimalah amal mereka, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dan Engkau-lah yang patut mengabulkan doa.

Wa shallalláhu `alaá sayyidiná Muhammad wa `alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulilláhi rabbil `álamin.

Dan limpahkanlah sholawat dan salam kepada sayidina Muhammad SAW serta kepada keluarga dan para sahabatnya. Dan segala puji dan syukur hanya untuk Allah Tuhan alam semesta.

Wednesday, September 16, 2015

Katakan : Satu atau Dua Anak Saja Tidak Cukup



Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menggambarkan upaya untuk mempromosikan KB sebagai pengkhianatan, mengatakan kontrasepsi beresiko menyebabkan seluruh generasi mengering, ujar sebuah laporan pada Senin (22/12/2014).

Erdogan membuat statemen tersebut pada Ahad (21/12), saat berbicara di acara pernikahan putra pengusaha Mustafa Kefeli yang merupakan salah satu rekan terdekatnya.

Dia mengatakan kepada pengantin baru yang menggunakan alat kontrasepsi adalah pengkhianatan terhadap Turki yang ingin membuat sebuah negara berkembang dengan penduduk muda berkembang.

“Satu atau dua (anak) tidak cukup. Untuk membuat bangsa kita lebih kuat, kita perlu populasi lebih dinamis dan lebih muda. Kita memerlukan ini untuk membawa Turki ke atas tingkat peradaban modern,” ujar Erdogan seperti dilansir Al Arabiya.

“Di negara ini, mereka (lawan) telah terlibat dalam pengkhianatan pengendalian kelahiran selama bertahun-tahun dan berusaha untuk mengeringkan generasi kita,” lanjutnya.

“Satu (anak) berarti kesepian, dua sarana persaingan, tiga keseimbangan dan empat berarti kelimpahan. Dan Allah mengurus sisanya,” tambahnya.

Pemerintahan Erdogan telah lama dituduh oleh para kritikus berusaha untuk memaksakan nilai-nilai Islam yang ketat terhadap kehidupan pribadi warga Turki. Kelompok feminis Turki juga menyatakan kemarahannya saat Erdogan mengatakan dalam sebuah pidato bahwa perempuan dan laki-laki tidaklah sama

Saturday, July 11, 2015

Yang Dilakukan Ibu 3 Hafizh Termuda di Dunia Saat Hamil



Ingin punya anak yang hafal Al Qur’an? Cara yang dilakukan oleh Rasya el-Ghayyar, ibu dari 3 hafizh termuda di dunia (Tabarak, Yazid, Zeenah), ini bisa diadopsi.

Ketika Rasya hamil, ia melakukan sedikitnya tiga hal yang terkait langsung dengan cita-cita memiliki anak penghafal Qur’an:

Banyak Tilawah

Doktor yang menjadi dosen di Batterje Medical College itu biasa membaca Al Qur’an sejak sebelum menikah. Ketika ia hamil, kebiasaan tilawah itu terus ia lakukan. Bahkan bisa lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.

Menghafal Al Qur’an

Selain banyak tilawah, Rasya juga berusaha menambah hafalannya ketika ia mengandung baik anak pertama (Tabarak), anak kedua (Yazeed), maupun anak ketiga (Zeenah).

Berdoa

Rasya sering memanjatkan doa khusus pada waktu hamil. Ia berdoa sebagaimana doa istri Imran yang mulia:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat. Karena itu, terimalah (nadzar) itu dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Ali Imran: 35)

Sembari berdoa, Rasya menadzarkan anaknya menjadi anak yang taat kepada Allah dan berbakti untuk Al Qur’an.

Biidznillah, doa itu kemudian dikabulkan Allah. Tabarak yang lahir pada 20 Dzulhijjah 1423 H bertepatan dengan 22 Februari 2003, mulai menghafal Al Qur’an pada usia 3 tahun dan menjadi hafizh pada usia 4,5 tahun. Ia lulus ujian al Jamiyyah al Khairiyah li Tahfizh al Qur’an al Karim di Jeddah dan al Hai’ah al ‘Alamiyah li Ta’lim al Qur’an al Karim milik Rabithah al ‘Alam al Islami dengan predikat mumtaz (cumlaude). Tabarak tercatat sebagai hafiz termuda di dunia.

Anak kedua, Yazid Tamamuddin juga hafal Al Qur’an 30 juz pada usia 4,5 tahun. Ia bahkan mendapatkan nilai lebih tinggi dari kakaknya. Meskipun sama-sama mumtaz, Tabarak mendapat nilai 90 dan Yazeed mendapat nilai 95.

Anak ketiga juga demikian. Zeenah el Laboody hafal Al Qur’an 30 juz pada usia kurang dari lima tahun.

Akhirnya, jadilah ketiganya menjadi 3 hafiz termuda di dunia. Masya Allah… 

Sumber :  bersamadakwah.net